Paket Custom

Intim yang dibentuk mengikuti cara kerja bisnismu.

Semua yang ada di Pro, ditambah bagian yang kami rancang bersama timmu. Ini lima belas hal yang sering dibutuhkan bisnis yang chat-nya ramai. Pilih yang cocok, atau ceritakan kebutuhanmu sendiri.

  1. 1

    AI yang paham produkmu

    AI membaca katalog, stok, harga dan jadwal langsung dari sistemmu, jadi draf menyebut angka yang benar.

    “Ukuran 42 hitam masih ada?” Draf: “Masih ada 3 di cabang Kemang, Kak. Mau saya tahan satu?”

  2. 2

    Chat diarahkan ke orang yang tepat

    Calon pelanggan baru ke sales, keluhan ke CS, pelanggan lama ke orang yang biasa melayaninya.

    Bu Ratna mengeluh soal hotel, chatnya langsung muncul di layar Dewi, bukan di antrean umum.

  3. 3

    Pesanan dan booking dari isi chat

    AI menyiapkan pesanan, booking atau invoice di sistemmu dari apa yang ditulis pelanggan. Timmu tinggal memeriksa dan menyetujui.

    “20 box nasi bakar, Kamis jam 12, kantor biasa.” Pesanannya sudah terisi, tinggal disetujui.

  4. 4

    Pengingat dan follow-up terjadwal

    Pesan yang perlu dikirim di waktu tertentu disiapkan AI lebih dulu, lalu dikirim setelah dicek.

    Sehari sebelum berangkat: “Boss Hendra, besok GA874 jam 07:35. Paspor Kevin jangan lupa ya.”

  5. 5

    Balasan otomatis untuk topik pilihanmu

    Untuk pertanyaan rutin yang kamu izinkan, AI boleh membalas sendiri. Topik lain tetap lewat orang.

    Jam buka, kirim ulang e-tiket, status pembayaran. Keluhan dan refund tetap ke timmu.

  6. 6

    Aturan persetujuan

    Hal yang butuh izin ditahan dulu sampai orang yang berwenang menyetujui.

    Diskon di atas 10% menunggu persetujuan manajer sebelum draf bisa dikirim.

  7. 7

    Banyak nomor WhatsApp, satu kotak masuk

    Nomor CS, nomor sales, nomor tiap cabang, sampai nomor pribadi pemilik masuk ke satu tempat. Setiap chat diberi label nomornya, balasan keluar lewat nomor yang sama, dan tiap cabang hanya melihat chat-nya sendiri.

    Sepuluh nomor cabang di satu layar. Pemilik melihat semuanya, tim Bandung hanya melihat chat Bandung, dan pelanggan yang pindah cabang tetap punya satu buku pelanggan.

  8. 8

    Laporan mingguan untuk pemilik

    Ringkasan dalam bahasa biasa: apa yang paling sering ditanyakan, chat yang terlambat dibalas, dan pelanggan setia yang mulai jarang chat.

    “Minggu ini 40 orang tanya paket umroh Maret. 6 pelanggan lama belum chat sejak Juli.”

  9. 9

    Gaya dan istilah bisnismu

    AI mengikuti panduan bahasa brand, istilah industrimu, dan bahasa yang dipakai pelangganmu, termasuk Inggris atau Mandarin.

    Klinik memakai “perawatan”, bukan “paket”. Toko di Medan menyapa dengan bahasa yang biasa dipakai pelanggannya.

  10. 10

    Sapaan personal ke pelanggan lama

    AI menyiapkan pesan yang berbeda untuk tiap pelanggan berdasarkan riwayatnya. Timmu mengirimnya satu per satu.

    “Boss Hendra, Desember tahun lalu sekeluarga ke Bali. Tahun ini mau ke mana?”

  11. 11

    Pelanggan marah ditangani lebih dulu

    AI mengenali nada kesal sejak pesan pertama, menaikkan chat itu ke atasan, dan mengingatkan timmu untuk menanyakan kabar setelah masalahnya selesai. Di akhir percakapan, pelanggan bisa diminta menilai layanan dengan satu ketukan.

    “Ini sudah ketiga kalinya!” Chat langsung pindah ke layar supervisor. Dua hari kemudian: “Bu Ratna, kamarnya sudah nyaman?”

  12. 12

    Statistik tim dan pelanggan

    Berapa lama rata-rata pelanggan menunggu, jam paling ramai, topik yang paling banyak, dan siapa di tim yang paling banyak membalas, per nomor dan per cabang.

    Jumat sore antrean paling panjang, rata-rata pelanggan menunggu 12 menit. Saatnya menambah satu orang di jam itu.

  13. 13

    Tanya apa saja ke riwayat chat

    Pemilik bisa bertanya dalam bahasa biasa, dan AI menjawab dari semua chat dan buku pelanggan.

    “Siapa saja yang tanya umroh Maret minggu ini, dan siapa yang belum kita balas?”

  14. 14

    Layanan 100% AI

    Untuk nomor atau jam tertentu, AI membalas semua chat sendiri, dengan gaya dan pengetahuan yang sudah dipelajari dari timmu. Chat yang butuh orang diserahkan ke tim di jam kerja, lengkap dengan ringkasannya.

    Jam 11 malam, AI menjawab jadwal, harga dan cara pesan. Pagi harinya, Dewi menerima tiga chat yang perlu diputuskan orang.

  15. 15

    Tersambung ke CRM, pesanan, pembayaran dan pengiriman

    Intim membaca dan menulis ke sistem yang sudah kamu pakai: CRM, sistem pesanan atau POS, payment gateway, dan ekspedisi. Data pelanggan dan ringkasan chat tercatat di CRM, dan draf memakai data terbaru.

    “Pesanan saya sampai mana?” Draf: “Sudah dikirim kemarin via JNE, resi JN123456, perkiraan tiba Kamis. Link pembayaran sisa DP saya kirim di sini ya.”

Cara memulainya

  1. 1

    Call 15 menit

    Ceritakan cara kerja timmu, sistem yang dipakai, dan bagian mana yang paling makan waktu.

  2. 2

    Usulan tertulis

    Kami kirim usulan: bagian mana yang dibuat, dengan sistem apa disambung, dan perkiraan waktunya.

  3. 3

    Dibangun bersama

    Kami pasang dan temani timmu di minggu-minggu pertama, sampai semuanya berjalan seperti yang kamu mau.

Jadwalkan call

Harga Custom dihitung dari bagian yang dipilih dan sistem yang perlu disambungkan.