Saat chat menumpuk, balasan jadi pendek dan dingin

Tetap hangat dan personal di setiap chat WhatsApp, sesibuk apa pun.

Intim membuka beberapa chat sekaligus, merangkum riwayat tiap pelanggan, dan menyiapkan draf dengan sapaan dan gaya timmu. Timmu membaca, lalu menekan Kirim.

Pelanggan tetap chat ke nomor WhatsApp bisnismu seperti biasa.

Tiga chat terbuka berdampingan, masing-masing dengan ringkasan AI, draf dan kolom balasan

Beberapa chat berdampingan. Tahan Ctrl atau ⌘ sambil klik chat, sampai empat sekaligus dalam satu jendela.

Draf sudah menunggu. Setiap chat yang dibuka sudah punya draf dan ringkasan pelanggannya.

Tidak ada balasan dobel. Kalau Andi sedang mengetik untuk Pak Rudi, yang lain melihatnya dan tidak ikut membalas.

Banyak nomor, satu kotak masuk. Nomor CS, sales dan cabang masuk ke satu tempat, masing-masing diberi label, dan balasan keluar lewat nomor yang sama.

Fitur utama

Semua nomor WhatsApp bisnismu, dalam satu kotak masuk.

Nomor CS, nomor sales, nomor tiap cabang, sampai HP pemilik. Tidak perlu lagi memegang lima HP atau bergantian login WhatsApp Web.

  • Setiap chat diberi label nomor tujuannya.
  • Balasan keluar lewat nomor yang sama, jadi pelanggan tidak bingung.
  • Satu pelanggan yang chat ke dua nomor tetap punya satu riwayat.
  • Pemilik melihat semua nomor, tim cabang melihat nomornya sendiri.
  • CS0812-5500-1234
  • Sales0812-5500-7788
  • Cabang Bandung0813-2200-4411
  • Cabang Surabaya0811-3300-9090
  • HP Pemilik0817-0000-2026
Satu kotak masuk
HHendra WijayaCSCik, Desember mau ke Tokyo lagi…
RRudi HartonoSalesInvoice rombongan Surabaya udah?
SSari PuspitaCabang BandungBesok buka jam berapa ya?
AAgus SalimCabang SurabayaMau reschedule ke Jumat bisa?
LLina HartatiHP PemilikPak, untuk acara kantor bulan depan…

Masalahnya

Saat chat ramai, yang pertama hilang adalah kehangatan.

Pelanggan memilih chat lewat WhatsApp karena terasa seperti ngobrol dengan orang yang kenal mereka. Begitu bisnis tumbuh, rasa itu pelan-pelan hilang.

  1. 1

    Chat menumpuk, pelanggan menunggu.

    Jam makan siang, dua puluh chat masuk bersamaan. Yang sempat dibalas cuma yang paling atas, dan pelanggan yang tidak sabar pesan di tempat lain.

  2. 2

    Balasan berubah jadi template.

    Supaya cepat, semua dibalas “Halo Kak, ada yang bisa dibantu?”. Termasuk pelanggan yang sudah tujuh kali belanja dan biasa dipanggil Boss.

  3. 3

    Yang hafal pelanggan cuma satu orang.

    Saat ia cuti atau pindah kerja, pelanggan setia ditanya ulang, “Maaf, dengan siapa ya?”. Semua yang ia ingat ikut pergi.

  4. 4

    Lalu dipasang bot.

    “Ketik 1 untuk harga, ketik 2 untuk admin.” Chat memang cepat dijawab, tapi pelanggan merasa bicara dengan mesin, dan yang ingin dilayani orang memilih pergi.

Cara kerja

Satu chat, dari masuk sampai terkirim.

Boss Hendra sudah tujuh kali berlibur lewat sebuah agen travel. Ini yang terjadi saat ia chat lagi.

  1. 1

    Chat masuk

    Boss Hendra menulis, “Cik, Desember mau ke Tokyo lagi kayak Maret kemarin, 4 orang.”

  2. 2

    Riwayatnya langsung terbaca

    Di atas chat: tujuh trip sejak 2023, istrinya vegetarian, anak-anaknya kehabisan tiket DisneySea bulan Maret.

  3. 3

    Draf ditulis seperti Dewi menulis

    Dengan “Siap Boss Hendra 🙏”, nomor penerbangan, harga per orang, dan kursi aisle seperti biasa. AI juga menyarankan menawarkan DisneySea.

  4. 4

    Dewi membaca, lalu menekan Kirim

    Ia menambah satu kalimat soal DisneySea dan mengirim. Pelanggan dibalas oleh orang yang mengenalnya, tanpa menunggu lama.

Chat Hendra Wijaya: ringkasan AI di atas, draf balasan dengan sapaan Boss Hendra, dan kartu pelanggan

Buku pelanggan

Semua yang perlu diingat tentang satu pelanggan, di satu halaman.

Buku ini terisi sendiri dari chat: nama di HP, sapaan dari tiap orang di timmu, keluarga dan kebiasaannya, dokumen yang perlu diingat, riwayat transaksi, dan ringkasan percakapan terakhir.

Timmu boleh menambah catatan bebas, seperti “ulang tahun istrinya 14 Desember”. Kontak dari HP dan database perusahaan masuk ke buku yang sama, dan isinya dikirim balik ke sistem yang sudah kamu pakai.

Buku pelanggan Hendra Wijaya: ringkasan, sapaan, keluarga, catatan dan riwayat perjalanan
Halaman belajar: langkah draf per topik dan aturan dari koreksi tim

Makin lama makin kenal

Draf makin mirip timmu dari minggu ke minggu.

AI belajar dari setiap koreksi. Dewi memanggil “Boss Hendra”, pemiliknya memanggil “Pak Hendra”, dan keduanya dihafal. Panjang pesan, emoji dan cara berterima kasih ikut ditiru.

Koreksi yang sama berulang kali diusulkan jadi aturan, misalnya “selalu sebut nomor penerbangan dan jam”, dan baru berlaku setelah kamu setujui.

Kendali tetap di timmu

AI menyiapkan. Orang yang memutuskan.

AI tidak mengirim tanpa izinmu.

Di Lite dan Pro, setiap pesan ke pelanggan dikirim oleh orang di timmu. Balasan otomatis hanya ada di Custom, untuk topik yang kamu pilih sendiri.

Keluhan langsung ke orang.

Chat yang berisi keluhan, refund atau hal sensitif ditandai merah dan naik ke paling atas.

Kontak pribadi tetap pribadi.

Pakai nomor pribadi pemilik atau sales? Kontak yang ditandai pribadi tidak disimpan dan tidak dipelajari.

Datamu untuk bisnismu.

Contoh balasan, aturan dan ringkasan hanya dipakai untuk bisnismu sendiri.

Paket

Harga tergantung jumlah nomor, jumlah orang di tim dan sistem yang perlu disambungkan. Kami hitungkan bersama dalam call 15 menit. Untuk Custom, ceritakan cara kerja timmu dan kami usulkan bentuknya.

Lite

Satu kotak masuk WhatsApp untuk seluruh tim, tanpa AI.

  • Seluruh tim membalas dari HP atau laptop
  • Beberapa nomor WhatsApp dalam satu kotak masuk
  • Beberapa chat terbuka berdampingan
  • Template balasan yang otomatis memakai sapaan tiap pelanggan
  • Buku pelanggan, tersambung ke kontak HP dan database perusahaan

Pro

Dipakai di demo

Semua yang ada di Lite, ditambah AI yang menyiapkan setiap balasan.

  • Ringkasan pelanggan di atas setiap chat, ikut tersimpan ke sistemmu
  • Draf balasan dengan sapaan dan gaya masing-masing orang di timmu
  • Draf makin mirip timmu dari setiap koreksi
  • Saran tindakan dari riwayat belanja atau perjalanan pelanggan

Custom

Semua yang ada di Pro, dibentuk mengikuti cara kerja bisnismu. Kami rancang bersama timmu.

  • AI yang paham produkmu: membaca katalog, stok, harga dan jadwal langsung dari sistemmu
  • Chat diarahkan ke orang yang tepat: calon pelanggan ke sales, keluhan ke CS, pelanggan lama ke orang yang biasa melayaninya
  • Otomasi di belakang chat: pesanan, booking atau invoice disiapkan di sistemmu dari isi chat, tinggal disetujui
  • Pengingat dan follow-up terjadwal, misalnya sehari sebelum berangkat atau saat tagihan jatuh tempo
  • Aturan persetujuan, misalnya diskon di atas 10% harus disetujui manajer
  • Banyak cabang, masing-masing dengan nomor dan timnya sendiri

Akses dibuka bertahap

Setiap bisnis baru kami temani sendiri di minggu-minggu pertama, sampai AI-nya hafal gaya timmu dan pelangganmu. Karena itu kami membuka akses beberapa bisnis setiap minggu.

Isi formulir ini dan kamu langsung tahu urutanmu. Kami hubungi lewat WhatsApp untuk menjadwalkan call.

Data ini hanya dipakai untuk menghubungimu soal Intim.

Tanya jawab

Pelanggan perlu memasang aplikasi baru?

Tidak. Pelanggan tetap chat ke nomor WhatsApp bisnismu seperti biasa. Yang berubah hanya layar timmu.

Nomor WhatsApp yang dipakai nomor siapa?

Nomor bisnismu sendiri, ditautkan lewat Warsita dengan scan QR, mirip WhatsApp Web. Bisa satu nomor bersama untuk seluruh tim, atau beberapa nomor sekaligus, misalnya nomor CS, nomor sales dan nomor tiap cabang. Semuanya masuk ke satu kotak masuk.

Bagaimana AI tahu harus memanggil Ko, Cik, Kak, Boss atau Bu?

Dari cara timmu menyapa di chat dan dari nama yang tersimpan di HP. Sapaan dicatat untuk setiap pasangan orang di timmu dan pelanggan. Selama belum ada contohnya, AI memakai “Kak”.

Apakah AI membalas pelanggan sendiri?

Di Lite dan Pro, tidak. AI membaca chat, merangkum riwayat pelanggan dan menyiapkan draf, lalu orang di timmu yang mengirim. Di Custom, kamu bisa mengizinkan balasan otomatis untuk topik tertentu, misalnya jam buka atau kirim ulang e-tiket.

Kami sudah punya database pelanggan. Bisa disambung?

Bisa. Kontak dari database perusahaan masuk ke buku pelanggan, dan ringkasan setiap percakapan dikirim balik ke sistemmu.

Berapa harganya?

Tergantung jumlah nomor, jumlah orang di tim dan sistem yang perlu disambungkan. Kami hitungkan bersama dalam call 15 menit.